hit counters
Counter Hits

Connect with Facebook
 
 
 

Inspiration Detail

   •Menyatukan perbedaan By Yesi Elsandra
Posted 09 March 2010, by Ronal
Menyatukan Perbedaan….

Sahabat,

Kita sering tertegun dalam menempuh perjalanan yang
panjang ini. Kadang-kadang kita ragu untuk meneruskan
perjalanan yang penuh dengan onak dan duri itu. Godaan
yang kuat di sana sini selalu saja merayu. Kadang kita
turut larut tanpa kita sadari. Adakalanya kita tetap
istiqomah walaupun berat ujian kita rasai.

Sahabat,

Adalagi yang menusuk hati, kadang-kadang kita bosan
menuggu datangnya janji Allah akan kemenangan Islam.
Lalu kitapun mencoba mencari pembenaran sendiri atas
apa yang kita lakukan. Kita lupakan saudara kita yang
juga berjuang, bahkan parahnya lagi, bukannya
menggalang persatuan, tapi malah buruk sangka dan
saling menjatuhkan yang terjadi….

Sahabat,

Kita adalah rangka-rangka dalam bangunan Islam.
Saudara kita adalah saya, dia, mereka dan antum semua
yang telah rela berjanji menjual dirinya pada Ilahi
Rabbi. Bagi kita, ide dan gagasan dakwah yang beragam
adalah kekuatan. Puncaknya adalah merefleksikannya
dalam sebuah gerakan yang terorganisir, rapi, solid,
dan militan, yang akan merubah kondisi jahiliyah,
sampai tidak ada lagi fitnah dan agama ini hanya milik
Allah.

Sahabat,
Syaikh Mustafa Masyhur mengatakan ada empat hal yang
harus kita persiapkan agar rangka-rangka kita kuat,
bangunana kita kokoh. Sehingga tidak saja kita yang
berlindung di dalamnya merasakan aman, tapi juga
mereka yang berteduh di halaman bangunan kita
merasakan kedamain itu. Dan kita yang berjuang tidak
akan mengalami apa yang di katakan sebagai
“orang-orang yang berjatuhan di jalan dakwah”
Apa sajakah itu?
Al-Imanul amiq, yaitu iman yang menghujam di dalam
Al-ittishalul watsiq, yaitu hubungan yang erat dengan
Allah.
Al-amalu muthawasihil, yaitu amal yang kontinue
As-shahru daa’id, yaitu kesabaran yang ekstra

Sahabat,

Adakah kau rasakan jantungku yang terus berdetak
kencang menyambut kemenangan yang telah dijanjikan
itu? Aku berharap, Allah senantiasa menghunuskan
kesabaran ke rongga dada kita, menancapkan keyakinan
di hati kita, menorehkan semangat jihat di qolbu kita,
menyuburkan diri kita dengan limpahan iman, menerangi
langkah kita dengan cahaya Allah yang tiada pernah
pudar.

Sahabat,

Mari kita rapatkan barisan, luruskan shaff, rajut
ukhuwah islamiyah diantara kita, apapun namanya
dirimu, aku tidak peduli, yang penting bagiku adalah
mari kita galang persatuan dan kesatuan, demi tegaknya
Dien yang lurus ini.

Sahabat,

Sangat indah ungkapan Imam Syahid Hasan Al Banna,
"Antum ruhun jadidah tarsi fi ja-sadil ummah". Kamu
adalah ruh baru, kamu adalah jiwa baru yang mengalir
di tubuh ummat, yang menghidupkan tubuh yang mati itu
dengan Al-Qur'an. Insya Allah kitalah ruh baru itu,
sehingga setelah ini tidak ada lagi diantara kita yang
merasa jamaahnyalah yang paling besar, paling benar,
paling banyak pengikut, paling banyak berbuat untuk
Islam. Semoga.

Ulak Karang, 28-7-02, 21.50 WIB

=====
"Bersihkan hati, sucikan jiwa, raih kemenangan"

Yesi Elsandra
| Back |