hit counters
Counter Hits

Connect with Facebook
 
 
 

Inspiration Detail

   •Jangan Pernah Makan Sendiri
Posted 17 November 2009, by Ronal
Halo teman2 MLCer,.,.

kalau kita pikir kenapa hidup kok susah?

mengapa Allah menciptakan penderitaan, beban,
kekecewaan,,..,.?

kadang kita tak habis pikir, mengapa manusia
dilahirkan penuh dengan penderitaan?

teman2 semua egois,.,. tak mau mengerti,.,

Istri di rumah ngga mau sabar,.,. bahwa rejeki susah
dicari,.,. tapi Susi dari Citibank, Robert dari PLN,
Budi dari PAM, dan Retno dari Telkom ngga mau mengerti
semuanya bikin pusiiiiiiiing,.,,.

kalau bisa aku banting semuanya,.,.

kepala mau pecah,.,,.

teman2 semua memuakkan!

rasanya tagihan2 itu selalu mengiang-ngiang di telinga
kita ,.,.. ayo bayar,.,. ayo bayar.,,.,

hidup kok hanya mencari makan dan membayar utang?????

apa tidak ada lagi yang lebih indah?

mendengarkan konser musik Vanessa Mae? menonton
pertunjukan Michael Jackson?

kapan semua itu bisa terlaksana?

hingga kita semua meninggal dunia,.,.,.,

dan karena di dunia kita hidup penuh penderitaaan,.,.
Malaikat kasihan, dan merekomendasikan kita masuk
Surga,.,.

disana banyak sekali tanda-tanda,.,. ada yang besar
dan ada yang kecil,.,. semua tulisannya sama:

"Jangan Pernah Makan Sendiri"

kok begitu? mengapa? untuk apa? apa orang-orang di
surga ini pada takut sendiri? ,.,.

hingga kemudian giliran waktu makan tiba,.,.

di meja ada semua, sop kondro, sop aya,, soto
lamongan,. yakiniku, burger steak, semua ada,.,.,

masalahnya sendoknya sepanjang 1 meter, dan ,.,.. lalu
bagaimana cara makannya?

ternyata di surga kita harus memberi makan orang lain,
supaya kita dapat makan,.,.

sendok 1 meter, paling mudah suapin orang lain,.,.

ternyata pegangan hidup sungguhlah mudah:

"Jangan Pernah Makan Sendiri"

kalau begitu, ngapain hidup susah bener????? kalau
rahasianya begitu,.,,


salam,
Ir. Goenardjoadi Goenawan MM.
| Back |